Marhaban Ya Ramadhan


.

- Hadiah drp Kak kin - terima kasih kak kin... -

Menyambut Kedatangan Bulan Ramadhan

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman: “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (Al-Baqarah:185)

Allah telah mengistimewakan bulan Ramadhan dari bulan-bulan lainnya dengan berbagai keistimewaan dan keutamaan.Di antaranya:

• Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kasturi.
• Para malaikat memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa hingga berbuka.
• Setiap hari bulan Ramadhan Allah menghiasi Surga-Nya seraya berkata: “Hampir tiba saatnya para hamba-hambaku yang shalih melepaskan segala beban dan gangguan serta segera menuju engkau (Surga)!”
• Para setan dibelenggu.
• Dibuka pintu-pintu Surga dan ditutup pintu-pintu Neraka.
• Di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
• Akan diberi pengampunan bagi orang yang berpuasa pada malam terakhir bulan Ramadhan.
• Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari Neraka pada setiap malam bulan Ramadhan.

Demikianlah mengenai keistimewaan bulan Ramadhan, lalu bagaimana kita menyambutnya? Apakah dengan permainan-permainan yang melalaikan? Dengan begadang setiap malam? Ataukah kita kesal dengan kedatangannya dan merasa keberatan?

Seyogyanya seorang hamba yang shalih menyambutnya dengan taubat nashuha disertai tekad yang bulat untuk meraih sebanyak-banyaknya kebaikan di bulan suci ini. Mengisi waktunya dengan amal-amal shalih. Dan tidak lupa selalu memohon kepada Allah agar menolong kita dalam melaksanakan ibadah dengan baik.

SHAUM RAMADHAN :

Dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda:

“Seluruh amal ibadah bani Adam adalah miliknya, dan setiap kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata: “Kecuali ibadah puasa, sesungguhnya ia adalah milik-Ku dan Akulah yang langsung membalasnya. Seorang yang berpuasa telah menahan diri dari syahwat, makanan dan minumannya karena Aku semata. Ada dua kegembiraan bagi orang yang berpuasa, kegembiraan saat berbuka dan kegembiraan tatkala bertemu dengan Allah. Dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kesturi.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits lain Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa karena keimanan dan semata-mata mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Tentu saja, pahala yang besar ini tidak diberikan kepada orang yang hanya menahan diri dari makan dan minum saja, namun diperuntukkan bagi orang yang benar-benar mengaplikasikan nilai-nilai puasa. Sebagaimana sabda Rasulullah :
“Barangsiapa yang tidak menahan diri dari ucapan dusta dan perbuatan dusta, maka sedikitpun Allah tidak sudi menerima puasanya meskipun ia menahan diri dari makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari)

Dalam riwayat lain Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda:

“Ibadah puasa laksana perisai, maka jika salah seorang kamu sedang berpuasa, janganlah ia berbuat tidak senonoh, berbuat jahat dan berbuat jahil. Jika ada yang memaki dirinya, hendaklah ia mengatakan: “Saya sedang berpuasa!” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Wahai hamba Allah, jika Anda tengah berpuasa, maka puasakanlah juga pendengaran, penglihatan, lisan dan seluruh anggota badan Anda. Janganlah samakan antara hari berpuasa Anda dengan hari-hari lainnya. - sumber - emel.

p/s :
- selamat berpuasa untuk semua... ;) -

flight suamiku delay arini.. kena tambah sehari lagi.. esok baru sampai... sob3.. :(

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails